Sabtu, 20 Maret 2010

tugas kewarganegaraan

Pentingnya rasa cinta Tanah Air sebagai wujud wawasan kebangsaan
A. LATAR BELAKANG
Wawasan kebangsaan adalah usaha meningkatkan nasionalisme dan rasa kebangsaan umat sebagai suatu bangsa berpenduduk muslim terbesar di dunia, yang bersatu dan berdaulat dalam suatu wilayah negara kesatuan Indonesia, melalui pengembangan kebudayaan dan peradaban yang sesuai dengan kepribadian nasional dalam rangka ikut berperanserta mewujudkan perdamaian yang abadi bagi dunia dan kemanusiaan.
Komponen utama dari Wawasan Kebangsaan :
Ada tiga komponen utama dari Wawasan Kebangsaan, yaitu Rasa Kebangsaan, Faham Kebangsaan, dan Semangat Kebangsaan. Dimana semuanya harus berjalan secara bertahap atau berlanjutan, agar semuanya dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama.
Maksud dari Rasa Kebangsaan :
Rasa kebangsaan sebenarnya merupakan sublimasi dari Sumpah Pemuda yang menyatukan tekad menjadi bangsa yang kuat, dihormati dan disegani diantara bangsa-bangsa di dunia. Kita tidak akan pernah menjadi bangsa yang kuat atau besar, manakala kita secara individu maupun kolektif tidak merasa memiliki bangsanya. Rasa kebangsaan adalah suatu perasaan rakyat, masyarakat dan bangsa terhadap kondisi bangsa Indonesia dalam perjalanan hidupnya menuju cita-cita bangsa yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kita sering membaca dan mendengar melalui media massa baik elektronik maupun cetak bahwa banyak orang menyampaikan pendapatnya sesuai dengan cara pikiran mereka masing-masing namun jarang sekali di temukan yang dapat memecahkan masalah.
Maksud dari faham Kebangsaan :
Paham Kebangsaan atau sering disebut dengan Nasionalisme adalah suatu paham yang menyatakan bahwa loyalitas terhadap masalah duniawi dari setiap warga bangsa ditunjukkan kepada Negara dan Bangsa.
Maksud dari Semangat Kebangsaan :
Semangat Kebangsaan adalah perpaduan atau sinergi dari rasa kebangsaan dan paham kebangsaan. Kondisi semangat Kebangsaan atau nasionalisme suatu bangsa akan terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa tersebut dalam menghadapi berbagai ancaman. Semangat Kebangsaan merupakan motivasi untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila sebagai dasar negaranya.
Kita sadar betul bahwa kondisi bangsa yang pluralisme atau kebhinekaan memerlukan suatu pengelolaan yang baik, sehingga tidak menjadi ancaman bagi keutuhan dan kesatuan bangsa. Dan rasa kesetiakawanan sosial akan mempertebal semangat kebangsaan suatu bangsa. Kesetiakawanan sosial, mengandung makna adanya rasa satu nasib dan sepenanggungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hadirnya rasa kepedulian terhadap sesama anak bangsa bagi mereka yang mengalami kesulitan akan mewujudkan suatu rasa kebersamaan sesama bangsa.
Wawasan kebangsaan merupakan salah satu wahana membangun cinta tanah air karena wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang di dasari oleh falsafat cita-cita dan tujuan nasional, namun sampai saat ini pemahanan wawasan kebangsaan dalam diri masyarakat masih kurang oleh karena itu perlu adanya pemberian pemahaman akan wawasan kebangsaan sejak usia dini
Rasa Cinta Tanah Air (Nasionalisme)
Rasa cinta tanah air atau nasionalisme adalah rasa kebanggaan, rasa memiliki, rasa menghargai, rasa menghormati dan loyalitas yang dimiliki oleh setiap individu pada negara tempat ia tinggal yang tercermin dari perilaku membela tanah airnya, menjaga dan melindungi tanah airnya, rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negaranya, mencintai adat atau budaya yang ada dinegaranya dengan melestarikannya dan melestarikan alam dan lingkungan.
Individu yang memiliki rasa cinta pada tanah airnya akan berusaha dengan segala daya upaya yang dimilikinya untuk melindungi, menjaga kedaulatan, kehormatan dan segala apa yang dimiliki oleh negaranya. Rasa cinta tanah air inilah yang mendorong perilaku individu untuk membangun negaranya dengan penuh dedikasi. Oleh karena itu, rasa cinta tanah air perlu ditumbuhkembangkan dalam jiwa setiap individu yang menjadi warga dari sebuah negara atau bangsa agar tujuan hidup bersama dapat tercapai.
Salah satu cara untuk menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air adalah dengan menumbuhkan rasa bangga terhadap tanah airnya melalui proses pendidikan. Rasa bangga terhadap tanah air dapat ditumbuhkan dengan memberikan pengetahuan dan dengan membagi dan berbagi nilai-nilai budaya yang kita miliki bersama. Oleh karena itu, pendidikan berbasis nilai-nilai budaya dapat dijadikan sebagai sebuah alternatif untuk menumbuhkembangkan rasa bangga yang akan melandasi munculnya rasa cinta tanah air.

B. PERMASALAHAN

Pada masa-masa ini, perkembangan lingkungan strategis seperti globalisasi, krisis ekonomi, penyalahgunaan narkoba, HIV/AIDS, bukan lagi merupakan kendala dan ancaman saja melainkan sudah menjadi permasalahan nyata serius proporsinya. Dengan kata lain, tantangan yang dihadapi organisasi pendidikan di Indonesia sekarang jauh lebih besar dan lebih berat dari pada masa sebelumnya. Hal tersebut memang tidak dapat kita ingkari lagi. Kenyataannya pun dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari kelompok yang paling peka dalam hal ini adalah mahasiswa.
Pergaulan antar mahasiswa di kampus yang sangat rawan dan dapat berpengaruh terhadap kehidupannya cenderung mengakibatkan pudarnya wawasan kebangsaan dalam diri mahasiswa , terutama rasa cinta tanah Air yang merupakan salah satu wujud dari wawasan kebagsaan…………..

C. PEMBAHASAN
Rasa cinta tanah air atau nasionalisme adalah rasa kebanggaan, rasa memiliki, rasa menghargai, rasa menghormati dan loyalitas yang dimiliki oleh setiap individu pada negara tempat ia tinggal yang tercermin dari perilaku membela tanah airnya, menjaga dan melindungi tanah airnya, rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negaranya, mencintai adat atau budaya yang ada dinegaranya dengan melestarikannya dan melestarikan alam dan lingkungan.
Individu yang memiliki rasa cinta pada tanah airnya akan berusaha dengan segala daya upaya yang dimilikinya untuk melindungi, menjaga kedaulatan, kehormatan dan segala apa yang dimiliki oleh negaranya. Rasa cinta tanah air inilah yang mendorong perilaku individu untuk membangun negaranya dengan penuh dedikasi. Oleh karena itu, rasa cinta tanah air perlu ditumbuhkembangkan dalam jiwa setiap individu yang menjadi warga dari sebuah negara atau bangsa agar tujuan hidup bersama dapat tercapai.
Mahasiswa yang hakikatnya merupakan generasi penerus bangsa, harus memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. Rasa cinta tanah air seharusnya kita terapkan di lingkungan keluarga, kampus, tempat tinggal kita, bahkan dimanapun kita berada. Misalnya di keluarga : kita amalkan sikap dan tingkah laku hemat, disiplin dan bertanggung jawab dalam mewujudkan keutuhan dan kebersamaan agar tercapai kebahagiaan lahir batin, di kampus, perwujudan rasa persatuan dan Cinta Tanah Air dapat kita wujudkan atau amalkan melalui kegiatan-kegiatan sosial, kegiatan-kegiatan mahasiswa yang bersifat positif, dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat berupa gerakan penghijauan, kebersihan, karya wisata, dan lain-lain. Semangat persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat dapat kita lakukan melalui kegiatan-kegiatan seperti siskamling, kerja bakti, dan lain-lain. Dan kegiatan seperti itu telah diprogramkan melalui organisasi-organisasi pemuda misalnya Karang Taruna dan KNPI.
Sebagai generasi penerus bangsa hendaknya kita dapat mewujudkan sikap dan tingkah laku yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat yang merugikan diri sendiri atau masyarakat, misalnya dengan cara menjauhkan diri dari pengaruh narkotika, obat-obatan terlarang, minum-minuman keras, dan perkelahian. Karena hal itu dapat menghancurkan masa depan bangsa dan negara.
Sebagai generasi muda juga harusnya kita dapat berperan seperti para pahlawan yang telah gugur di medan perang. Para pahlawan berani mengorbankan diri karena mereka mencintai tanah airnya. Mereka mencintai rakyat, bangsa, dan negara Indonesia. Mereka tidak mau negerinya dijajah. Para pejuang yang gugur membela bangsa disebut pahlawan. Cinta mereka pada bangsa dan tanah air Indonesia tidak bisa diragukan lagi. Bagaimana dengan kita yang tidak terlibat dalam perang? Apakah kita bisa disebut orang yang memiliki semangat cinta tanah air? Banyak sekali orang yang memiliki semangat cinta tanah air. Orang yang cinta tanah air berjuang demi kemajuan dan kesejahteraan negaranya. Sebagai contoh, Seorang guru yang bersedia ditempatkan untuk mengajar di daerah terpencil. Dia mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak di daerah terpencil. Anak-anak di daerah itu menjadi pintar. Guru itu bisa dikatakan cinta tanah air. Ia mencerdaskan bangsa dengan pengabdiannya.
Rasa cinta tanah air bisa diwujudkan dengan berbagai macam cara. Antara lain adalah
- Sebagai pelajar kita harus bertanggung jawab. Kesempatan yang ada kita gunakan untuk belajar dengan tekun. Selain itu, kita juga harus berbudi pekerti yang baik. Kelak kita akan menjadi orang yang pintar dan berprestasi. Murid berprestasi mengharumkan nama bangsa.
- Mencintai produk-produk dalam negeri. Sekarang ini banyak sekali produk asing. Warga yang cinta tanah air tetap mencintai produk dalam negeri.
- Bangga sebagai bangsa Indonesia. Kebanggaan itu antara lain diwujudkan dengan menggunakan bahasa Indonesia.
MEMPERTEBAL CINTA TANAH AIR
Peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa adalah sarana untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air, yang dapat dilakukan dengan senantiasa memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan bernegara dalam kehidupan bermasyarakat. Kehendak bangsa untuk bersatu dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia merupakan sarat utama dalam mewujudkan nasionalisme nasional. Dengan demikian, tidak pada tempatnya untuk mempersoalkan perbedaan suku, agama, ras, budaya dan golongan. Kehendak untuk bersatu sebagai suatu bangsa memiliki konsekuensi siap mengorbankan kepentingan pribadi demi menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Tanpa adanya pengorbanan, mustahil persatuan dan kesatuan dapat terwujud. Malah sebaliknya akan dapat menimbulkan perpecahan. Inilah yang telah dibuktikan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Di samping itu, perlu dikembangkan semangat kebanggaan dan kebangsaan dalam tiap individu rakyat Indonesia. Kebanggaan yang harus dikembangkan adalah kebanggaan yang dapat dirasakan oleh seluruh bangsa, sehingga kehendak untuk bersatu masih tetap berakar di dalam hati sanubari. Di sisi lain, semangat kebangsaan dalam suatu bangsa yang terbangun sejak jaman kemerdekaan lalu masih tetap relevan dengan dunia masa kini. Bagi Indonesia, rumusan paham kebangsaan telah tercantum dengan jelas dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu membangun sebuah negara kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, membina persahabatan dalam pergaulan antar bangsa, menciptakan perdamaian dunia yang berlandaskan keadilan, serta menolak penjajahan dan segala bentuk eksploitasi, yang bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
MENANAMKAN SIKAP CINTA TANAH AIR DAN BERWARGANEGARA
Sikap cinta tanah air harus ditanamkan kepada anak sejak usia dini agar dapat menjadi manusia yang dapat menghargai bangsa dan negaranya misalnya dengan upacara sederhana setiap hari Senin dengan menghormat bendera Merah Putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan mengucapkan Pancasila. Meskipun lagu Indonesia Raya masih sulit dan panjang untuk ukuran anak usia dini, tetapi dengan membiasakan mengajak menyanyikannya setiap hari Senin, maka anak akan hafal dan bisa memahami isi lagu. Merah Putih bisa diangkat menjadi sub tema pembelajaran.Pentingnya sebuah lagu kebangsaan dan itu menjadi sebagai identitas dari negara tersebut, agar dapat mengingatkan kembali betapa pentingnya cinta terhadap negara
Kegiatannya bisa diarahkan pada lima aspek perkembangan sikap perilaku maupun kemampuan dasar. Pada aspek sikap perilaku, melalui cerita bisa menghargai dan mencintai Bendera Merah Putih, mengenal cara mencintai Bendera Merah Putih dengan merawat dan menyimpan dengan baik, menghormati bendera ketika dikibarkan.
Pada aspek kognitif, anak mengenal konsep bilangan dan angka 2 (2 warna), mengenal konsep warna merah dan putih, mengenal konsep posisi di atas warna merah, di bawah warna putih, dan mengenal konsep bentuk persegi panjang atau kotak. Kegiatannya bisa berupa permainan lomba mengelompokkan bendera yang benar.
Kegiatan lain adalah memperingati hari besar nasional dengan kegiatan lomba atau pentas budaya, mengenalkan aneka kebudayaan bangsa secara sederhana dengan menunjukkan miniatur candi dan menceritakannya, gambar rumah dan pakaian adat, mengenakan pakaian adat pada hari Kartini, serta mengunjungi museum terdekat, mengenal para pahlawan melalui bercerita atau bermain peran.
Bisa juga diintegrasikan dalam tema lain melalui pembiasaan sikap dan perilaku, misalnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, menyayangi sesama penganut agama, menyayangi sesama dan makhluk Tuhan yang lain, tenggang rasa dan menghormati orang lain. Menciptakan kedamaian bangsa adalah juga perwujudan rasa cinta tanah air. Sehingga suatu saat nanti , dan saat tumbuh dewasa mereka dapat menghargai betapa pentingnya mencintai tahan air ini, negeri ini, khususnya bagi bangsa dan negara,dan bisa berwarganegara dengan baik, menjadi manusia yang bermanfaat bagi bangsa dan negara, mempunyai rasa cinta yang tinggi terhadap negaranya,dan sekaligus bisa mengharumkan bangsa dan negaranya.

CINTA TANAH AIR DENGAN CARA MELESTARIKAN BUDAYA
Budaya Indonesia memang memiliki nilai yang unik dan dapat menggugah ketertarikan dari warga manca negara di belahan dunia. Namun, sayangnya budaya yang beraneka ragam ini tidak banyak dicintai oleh warganya sendiri (kita). Terbukti, dengan lebih tertariknya warga kita pada budaya luar. Budaya yang semestinya menjadi warisan untuk anak bangsa dari Sabang sampai Merauke ini, malah kurang diminati dirumahnya sendiri. Mulai dari kalangan anak kecil sampai kalangan tua.
Warga kita lebih mengutamakan budaya luar ketimbang melestarikan budayanya sendiri. Maka tidak heran, jika budaya kita dengan mudah diklaim oleh negara lain. Malaysia sebagai contohnya. Beberapa budaya kita telah diklaim sebagai budaya yang lahir di Negeri Jiran ini. Setelah adanya klaim dari Malaysia, baru seluruh elemen dari WNI sibuk mencaci maki Malaysia. Padahal jika kita koreksi kembali, besarkah rasa cinta kita terhadap budaya kita? Dan, apakah budaya kita ini sudah betul-betul dijaga dan dilestarikan, sebelum adanya klaim dari Malaysia? Mungkin sedikit sekali yang bisa menjawab : “Ya, dalam masa hidup, saya senantiasa mencintai, menjaga, merawat dan ikut melestarikan Budaya Indonesia”.
Jaipongan contohnya, budaya yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Karawang, Jawa barat. Ketertarikan Warga Karawang atau Jawa Barat untuk ikut mempelajari khasnya tari dan musik Jaipong dinilai minim. Bahkan, tidak sedikit yang menganggap Jaipongan sebagai “musik kuno dan tidak modern atau ketinggalan zaman.”
Seharusnya budaya warisan dari nenek moyang kita adalah budaya yang sangat mahal. Seiring dengan berjalannya waktu, maka zaman akan membeli budaya dengan harga yang tak ternilai. Dalam bahasa saya : “unik itu menarik, dan menarik itu mempunyai harga tak ternilai.” Namun sayang, sedikit sekali orang yang menyadari betapa pentingnya nilai budaya untuk dilestarikan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Padahal, jika tidak dijaga, tidak dirawat, dan tidak dilestarikan, maka sesungguhnya jangan merasa kecewa dan muak jika kemudian budaya kita diklaim oleh bangsa dan negara lain.

D. KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan pada uraian diatas maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa :
Wawasan kebangsaan adalah usaha meningkatkan nasionalisme melalui pengembangan kebudayaan dan peradaban yang sesuai dengan kepribadian nasional dalam rangka ikut berperanserta mewujudkan perdamaian yang abadi bagi dunia dan kemanusiaan.
Wawasan Kebangsaan memiliki 3 komponen :
• Rasa kebagsaaan
• Paham kebangsaan
• Semangat kebagsaan
Rasa cinta tanah air atau nasionalisme adalah rasa kebanggaan, rasa memiliki, rasa menghargai, rasa menghormati dan loyalitas yang dimiliki oleh setiap individu pada negara tempat ia tinggal yang tercermin dari perilaku membela tanah airnya, menjaga dan melindungi tanah airnya, rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negaranya, mencintai adat atau budaya yang ada dinegaranya dengan melestarikannya dan melestarikan alam dan lingkungan.
Contoh-contoh perwujudan dari cinta tanah air :
- Sebagai pelajar kita harus bertanggung jawab. Kesempatan yang ada kita gunakan untuk belajar dengan tekun. Selain itu, kita juga harus berbudi pekerti yang baik. Kelak kita akan menjadi orang yang pintar dan berprestasi. Murid berprestasi mengharumkan nama bangsa.
- Mencintai produk-produk dalam negeri. Sekarang ini banyak sekali produk asing. Warga yang cinta tanah air tetap mencintai produk dalam negeri.
- Bangga sebagai bangsa Indonesia. Kebanggaan itu antara lain diwujudkan dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Sabtu, 14 November 2009

LEGIONELLOSIS


Deskripsi Legionellosis

Legionellosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Legionella pneumophilia. Penyakit ini, yang dapat terjadi dalam wabah atau sebagai kasus tunggal, dapat menyebabkan penyakit pernafasan ringan atau pneumonia. Bentuk yang paling umum dari penyakit ini dikenal sebagai "legiuner 'penyakit."

Wabah penyakit ini terjadi di Philadelphia pada tahun 1976, sebagian besar di antara orang yang menghadiri konvensi Legiun Amerika, ini menyebabkan nama "legiuner 'penyakit." Selanjutnya, bakteri yang menyebabkan penyakit ini dinamakan Legionella dan nama penyakit diubah menjadi legionellosis.

Legionellosis mempunyai dua bentuk yang berbeda:

· Legiuner 'penyakit, juga dikenal sebagai "Legiun Demam" , adalah bentuk yang lebih parah dari infeksi dan menghasilkan radang paru-paru.

Gejala yang paling umum dari legionellosis adalah demam (102 derajat F - 105 derajat F), menggigil, dan batuk (yang mungkin kering atau produktif). Beberapa pasien juga memiliki nyeri otot, sakit kepala, kelelahan, kehilangan nafsu makan , kehilangan koordinasi (ataksia), dan kadang-kadang diare dan muntah-muntah. Sinar-X dada sering menunjukkan pneumonia dengan konsolidasi bi-basal Periode antara eksposur dan mulai sakit untuk legiuner 'penyakit ini dua sampai 10 hari, tetapi paling sering lima sampai enam hari . Legiuner 'penyakit tidak dapat dibedakan dari penyebab lain radang paru-paru berdasarkan gejala-gejala saja. Tes khusus diperlukan untuk menetapkan diagnosis ini

B. Penyebab penyakit Legionellosis dan cara pengendaliannya

Legionellosis disebabkan oleh bakteri Legionella pneumophilia. Legionella adalah bakteri yang berkaitan dengan air dan tersebar luas dilingkungan, seperti ditemukan di danau, sungai, mata air hangat dan badan air lainya serta tanah. Legionella juga ditemukan pada sistem buatan manusia seperti menara pendingin pada AC (pendingin ruangan) dan proses di industri serta sistem sirkulasi air hangat, dimana suhu air terjaga pada 20 45 oC. Pada sistem buatan manusia ini bisa memberikan kondisi yang memungkikan bakteri tersebut tumbuh subur beranak-pinak..

L. pneumophila secara khusus dianggap sebagai patogen dari saluran pernapasan. Infeksi lain juga telah dilaporkan, termasuk hemodialisis fistula, perikarditis dan luka dan infeksi kulit. Bakteremia sering dikaitkan dengan legiuner 'penyakit. Infeksi usus mungkin hanya terjadi sebagai bagian dari infeksi saluran pernapasan, dan di mana gejala saluran pencernaan kadang-kadang telah dideskripsikan..

Infeksi Protozoa seperti terkait Hartmannella protozoa vermiformis dan telah terbukti mampu mendukung pertumbuhan L. pneumophila dalam air keran , Juga Acanthamoeba, Naegleria dan Tetrahymena dapat terinfeksi oleh L. pneumophila . Mungkin jalur ini bagaimana organisme ini bertahan hidup di lingkungan.

Legionella bakteri sendiri dapat tidak aktif oleh UV-C-Light. Namun bakteri Legionella yang tumbuh dan bereproduksi dalam amuba atau yang berlindung di partikel karat tidak dapat dibunuh oleh UV-light sendirian.

Cara yang inovatif adalah kombinasi ultrasonics dan UV-C-cahaya. Ini menggunakan proses dua tahap, di mana ultrasonik kavitasi mengganggu amuba atau korosi partikel dan meninggalkan bakteri Legionella terbuka untuk UV radiasi. Sistem gabungan tersebut digunakan misalnya dalam sistem air panas di daerah sensitif, seperti rumah sakit, di mana penduduk lebih rentan daripada di lingkungan yang normal.

Legionella akan tumbuh dalam air pada temperatur dari 20 ° C hingga 50 ° C (68 ° F hingga 122 ° F). Namun, memperbanyak bakteri pada tingkat terbesar di genangan air pada temperatur 35 ° C hingga 46 ° C (95 ° F hingga 115 ° F).

Legionella longbeachae, suatu organisme dalam keluarga Legionella, ditemukan dalam tanah dan kompos. Dengan demikian, membeli kantong debu dari tanah, kompos, atau campuran pot juga merupakan sumber potensial Legionella.

Pasien Faktor Risiko :

  • Umur - orang tua lebih berisiko

· Perokok berat

· Sistem kekebalan tubuh yang lemah (penderita kanker, HIV - terinfeksi individu)

· Kondisi medis yang mendasari - diabetes, ginjal dialysis

· Terapi obat tertentu – kortikosteroid

· Berat konsumsi alcohol

Mata rantai infeksi

Infeksi Legionellosis biasanya terjadi setelah menghirup aerosol (suspensi partikel halus di udara) yang mengandung bakteri Legionella. Partikel seperti itu bisa berasal dari berbagai sumber air yang terinfeksi. Ketika tindakan melanggar mekanis permukaan air, tetesan air kecil terbentuk, yang menguap sangat cepat. Jika tetesan tersebut mengandung bakteri, sel bakteri tetap diam di udara, tak terlihat dengan mata telanjang, tetapi cukup kecil untuk dihirup ke dalam paru-paru. Hal ini sering terjadi di area yang berventilasi buruk seperti penjara di mana AC condensating dapat menyebar itu di seluruh ruangan, menginfeksi siapa pun tidak kebal terhadap bakteri untai.

Potensi sumber air yang tercemar tersebut meliputi menara pendingin yang digunakan dalam sistem air pendingin industri maupun besar AC sentral sistem, menguapkan pendingin, sistem air panas, hujan, pusaran spa, arsitektur mancur, ruang-humidifiers udara, membuat mesin es, gerimis peralatan, dan disseminators serupa yang memanfaatkan suplai air publik.

Penyakit ini juga dapat menyebar dalam bak air panas jika sistem penyaringan cacat . Kolam air dingin, sungai, dan air mancur hias juga sumber potensial Legionella. Penyakit ini khususnya yang berkaitan dengan hotel, kapal pesiar dan rumah sakit dengan tua, tidak dipelihara dengan pipa dan sistem pendingin. Ketika penyakit ini disebabkan oleh kontak dengan organisme di rumah sakit, itu disebut sebagai "infeksi nosokomial."

Manifestasi klinis

Manifestasi klinis infeksi Legionella terutama pernafasan . Dua jenis yang sangat berbeda dapat mengakibatkan penyakit pernapasan dari infeksi; alasan dikotomi ini tidak dipahami Presentasi yang paling umum adalah radang paru-paru akut, yang bervariasi dalam tingkat keparahan dari penyakit ringan yang tidak memerlukan rawat inap (berjalan pneumonia) multilobar fatal pneumonia.

Biasanya, pasien yang tinggi, demam dan batuk tak henti-hentinya namun tidak menghasilkan banyak dahak. Ekstrapulmoner gejala, seperti sakit kepala, kebingungan, nyeri otot, dan gangguan pencernaan, adalah umum. Kebanyakan pasien segera menanggapi terapi antimikroba yang tepat, tetapi pemulihan sering berkepanjangan (bertahan beberapa minggu atau bahkan bulan).

Cara pengendalian pertumbuhan Legionella

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa sekitar 40 sampai 60% dari menara pendingin yang terkandung diuji Legionella. Sebuah penelitian baru-baru ini memberikan bukti bahwa Legionella pneumophila, maka agen penyebab legiuner 'penyakit, dapat perjalanan setidaknya 6 km dari sumbernya melalui udara menyebar. Itu yang diyakini sebelumnya bahwa transmisi bakteri dibatasi untuk jarak jauh lebih pendek.

Sebuah tim ilmuwan Perancis meninjau rincian legiuner wabah 'penyakit yang terjadi di Pas-de-Calais di utara Perancis pada 2003-2004. Ada 86 dikonfirmasi kasus selama wabah, di antaranya 18 meninggal. Sumber infeksi diidentifikasi sebagai menara pendingin di petrokimia tanaman, dan analisis mereka yang terkena wabah di mengungkapkan bahwa beberapa orang yang terinfeksi tinggal sejauh 6-7 km dari pabrik.

Sebuah studi tentang legiuner 'kasus penyakit Mei 2005 di Sarpsborg, Norwegia menyimpulkan bahwa: "kecepatan tinggi, arus besar, dan kelembaban yang tinggi di udara scrubber mungkin menyebabkan penyebaran yang luas Legionella spesies, mungkin untuk> 10 km..

Suhu mempengaruhi kelangsungan hidup Legionella sebagai berikut :

· 70-80 ° C (158-176 ° F) : Disinfeksi rentang

· Pada 66 ° C (151 ° F) : Legionella mati dalam waktu 2 menit

· Pada 60 ° C (140 ° F) : Legionella mati dalam waktu 32 menit

· Pada 55 ° C (131 ° F) : Legionellae mati dalam waktu 5 sampai 6 jam

· Di atas 50 ° C (122 ° F) : Mereka bisa bertahan hidup tetapi tidak mengalikan

· 35-46 ° C (95-115 ° F) : kisaran pertumbuhan Ideal

· 20-50 ° C (68-122 ° F) : kisaran pertumbuhan Legionellae

· Di bawah 20 ° C (68 ° F) : Legionella dapat bertahan hidup tetapi terbengkalai

Menghapus lendir mungkin proses pengendalian yang efektif.

Diagnosis dan pengobatan

Orang-orang dari segala usia dapat menderita legiuner 'penyakit, namun penyakit yang paling sering mempengaruhi setengah baya dan orang tua, terutama mereka yang merokok atau memiliki penyakit paru-paru kronis. Kekebalan tubuh pasien juga memiliki risiko tinggi. Pontiac demam paling sering terjadi pada orang-orang yang sehat.

Yang paling berguna tes diagnostik mendeteksi bakteri dalam dahak, menemukan Legionella antigen dalam sampel air seni, atau Legionella perbandingan kadar antibodi dalam contoh darah diambil dua 3-6 minggu.

Sebuah tes urin antigen yang sederhana, cepat, dan terpercaya hanya akan mendeteksi Legionella pneumophila serogrup # 1. Selain tes urin antigen tidak akan mengidentifikasi subtipe spesifik sehingga tidak dapat digunakan untuk mencocokkan pasien dengan lingkungan sumber infeksi.

Saat ini pilihan pengobatan adalah saluran pernapasan quinolones (levofloxacin, moxifloxacin, gemifloxacin) atau yang lebih baru makrolid (azitromisin, klaritromisin, roxithromycin). Antibiotik yang paling sering digunakan adalah Levofloksasin azitromisin. Makrolid digunakan dalam semua kelompok umur sedangkan tetrasiklin diresepkan untuk anak-anak di atas usia 12 dan quinolones di atas usia 18 tahun.
Rifampisin dapat digunakan dalam kombinasi dengan quinolone atau macrolide. Tetrasiklin dan eritromisin menghasilkan peningkatan hasil dibandingkan dengan antibiotik lain dalam wabah Legiun Amerika asli. Antibiotik ini efektif karena mereka memiliki penetrasi intraseluler yang sangat baik dan Legionella menginfeksi sel. Kematian pada konvensi Legiun Amerika asli pada tahun 1976 adalah tinggi (34 kematian di 180 terinfeksi individu) karena antibiotik yang digunakan (termasuk penisilin, cephalosporins, dan aminoglikosida) memiliki intraselular miskin penetrasi. Kematian telah merosot menjadi kurang dari 5% jika terapi dimulai dengan cepat. Penundaan dalam memberikan antibiotik yang sesuai menyebabkan kematian yang lebih tinggi. Menurut jurnal "dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Epidemiologi," Legionella didapat di rumah sakit radang paru-paru memiliki tingkat kematian 28%, dan sumber utama infeksi pada kasus-kasus semacam itu adalah air minum sistem distribusi. Demam Pontiac tidak memerlukan pengobatan antibiotik khusus

Erythromycin dan rifampisin dapat menghambat pertumbuhan organisme Legionella makrofag terinfeksi, tetapi tidak membunuh bakteri. Terapi antibiotik profilaksis mungkin berguna bagi pasien yang berisiko tinggi terhadap penyakit serius, seperti penerima transplantasi,

C. Pencegahan penyakit

Tidak ada vaksin yang saat ini tersedia untuk legiuner 'penyakit. Patients with the non-pneumonic form of infection do not require any antibiotic treatment and the symptomatic approach is sufficient. Pasien dengan non-bentuk infeksi pneumonic tidak memerlukan pengobatan antibiotik dan pendekatan gejala sudah cukup. Patients with Legionnaires' disease always require antibiotic treatment, following laboratory confirmation of diagnosis. Pasien dengan legiuner 'penyakit selalu membutuhkan antibiotik, berikut konfirmasi diagnosis laboratorium.

Ancaman kesehatan masyarakat yang ditimbulkan oleh legionellosis dapat diatasi melalui langkah-langkah pencegahan.. Meskipun tidak mungkin untuk menghilangkan sumber infeksi, adalah mungkin untuk mengurangi risiko secara substansial.

Untuk mencegah penyakit ini, dapat dilakukan dengan pencegahan primer (Primary prevention). Beberapa contoh pencegahan primer yaitu :

1. Legionella rentan terhadap panas. Water temperature in hot water holding tanks should be raised to 60 Degrees Celcius or tanks be drained and cleaned to remove sediment and scale. Suhu air dalam tangki air panas sambil harus ditingkatkan sampai 60 Derajat Celsius atau tank harus dikeringkan dan dibersihkan untuk menghilangkan endapan dan skala

2. Menara pendingin, humidifiers, unit penanganan udara, lantai saluran dan sumber air tergenang lainnya harus dikeringkan, dibersihkan dan didesinfeksi

3. Kembangkan jadwal untuk menghapus, pembersihan dan desinfeksi showerheads dan semua peralatan yang menghasilkan tetesan air.

4. Install efisiensi tinggi penyaring pada intake ventilasi.

5. mempertahankan tingkat yang memadai dari biocide seperti klorin di kolam renang spa bersama dengan saluran yang lengkap dan bersih dari seluruh sistem setidaknya mingguan

Menerapkan kontrol seperti itu terutama di rumah sakit, lokasi industri, hotel, pusat hiburan, dll akan sangat mengurangi risiko kontaminasi Legionella dan mencegah terjadinya kasus-kasus sporadis.

D. Peran keluarga dalam usaha pencegahan penyakit Legionellosis

Keluarga juga berperan dalam pencegahan penyakit ini, Peran keluarga yaitu membantu menjaga kebersihan lingkungan rumah, terutama membersihkan AC , genangan air, serta kolam renang.

Keluarga juga membantu anggota keluarganya yang mengalami penyakit tersebut dengan dukungan moral, serta mengingatkan si penderita untuk mengkonsumsi antibiotic agar penyembuhannya cepat.